Selasa, 19 Maret 2019

Penyusunan Peraturan Tata Tertib Badan Permusyawaratan Desa (BPD)

Penyusunan Peraturan Tata Tertib Badan Permusyawaratan Desa (BPD) berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 110 Tahun 2016, Tentang Badan Permusyawaratan Desa


Pasal 64

(1)   BPD menyusun peraturan tata tertib BPD.

(2)   Peraturan tata tertib BPD sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dibahas dan disepakati dalam musyawarah BPD.

(3)   Peraturan tata tertib BPD sebagaimana dimaksud pada ayat (1) paling sedikit memuat:
a.  keanggotaan dan kelembagaan BPD;
b.  fungsi, tugas, hak, kewajiban dan kewenangan BPD;
c.  waktu musyawarah BPD;
d.  pengaturan mengenai pimpinan musyawarah BPD;
e.  tata cara musyawarah BPD;
f.   tata laksana dan hak menyatakan pendapat BPD dan anggota BPD; dan
g.  pembuatan berita acara musyawarah BPD.

(4) Pengaturan mengenai waktu musyawarah sebagaimana dimaksud pada ayat (3) huruf d meliputi:
a. pelaksanaan jam musyawarah;
b. tempat musyawarah;
c. jenis musyawarah; dan
d. daftar hadir anggota BPD.

(5)   Pengaturan  mengenai  pimpinan  musyawarah  BPD sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b meliputi:            
a.  penetapan pimpinan musyawarah apabila pimpinan dan anggota hadir lengkap;
b.  penetapan pimpinan musyawarah, apabila ketua BPD berhalangan hadir;
c.  penetapan pimpinan musyawarah apabila ketua dan wakil ketua berhalangan hadir; dan
d.  penetapan secara fungsional pimpinan musyawarah sesuai dengan bidang yang ditentukan dan penetapan penggantian anggota BPD antarwaktu.

(6)   Pengaturan mengenai tata cara musyawarah BPD sebagaimana dimaksud pada ayat (3) huruf e meliputi:
a. tata cara pembahasan rancangan Peraturan Desa;
b. konsultasi mengenai rencana dan program Pemerintah Desa;
c. tata cara mengenai pengawasan kinerja Kepala Desa; dan
d. tata cara penampungan atau penyaluran aspirasi masyarakat.

(7)   Pengaturan mengenai tata laksana dan hak menyatakan pendapat BPD sebagaimana dimaksud ayat (3) huruf f meliputi:
a.  pemberian pandangan terhadap pelaksanaan Pemerintahan Desa;
b.  penyampaian jawaban atau pendapat Kepala Desa atas pandangan BPD;
c.  pemberian pandangan akhir atas jawaban atau pendapat Kepala Desa; dan
d.  tindak lanjut dan penyampaian pandangan akhir BPD kepada Bupati/Wali kota.

(8)   Pengaturan mengenai penyusunan berita acara musyawarah BPD sebagaimana dimaksud pada ayat (3) huruf g meliputi:
a. penyusunan notulen rapat;                         
b. penyusunan berita acara;
c. format berita acara;
d. penandatanganan berita acara; dan
e. penyampaian berita acara.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar